Langsung ke konten utama

Postingan

Terluput Dari Ilmu yang Banyak

TERLUPUT DARI ILMU YANG BANYAK Berkata Fadhîlatusy Syaikh Shâlih al-'Ushaimiy hafizhahullâhu wa ra'âhu, وإنما ينال المرء العلم على قدر إخلاصه "Hanyalah seseorang itu akan meraih ilmu berdasarkan kadar keikhlasannya." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 21] Bukan untuk aghradh dun-yawiyah semisal harta, Jâh (kedudukan), kemasyhuran, dan sejenisnya. Namun untuk mengangkat kebodohan diri; mengangkat kebodohan dari yang lain dengan mengajarkan dan menunjuki; untuk menghidupkannya dan menjaganya dari hilangnya; dan atau untuk mengamalkannya sebagai buahnya. Syaikh Shâlih mengatakan, ومن ضيع الإخلاص فاته علم كثير، وخير وفير. "Sesiapa yang menyia-nyiakan keikhlasan maka akan TERLUPUTKANNYA IA DARI ILMU YANG BANYAK DAN KEBAIKAN YANG BERLIMPAH." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 22] Seyogianya kita berhias dengannya, kita selamatkan banyaknya kehilangan ilmu dan kebaikan dengannya. Meski kita sadar beratnya mengobati niat kita. Sufyan Ats-Tsauriy rahi...

Kapankah Surat Dibaca Pada Hari Jum'at?

KAPANKAH SURAT AL-KAHFI DIBACA PADA HARI JUM'AT? Penanya: Min fadhlikum, Ustadz. Izin bertanya. Kapan waktu kita baca Al-Kahfi di hari Jum'at? Syukron Jaziilan. Jawaban: Bismillâh, walhamdulillâh. Wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh. Wa ba'du, Membaca surat Al-Kahfi di hari Jum'at secara khusus memang banyak hadits dha'ifnya. Hanya saja ada juga yang shahihnya. Diantara yang shahih adalah hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Sa'id al-Khudriy radhiyallâhu 'anhu, Rasul shallallâhu 'alayhi wasallam bersabda, " من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أضاء له من النور فيما بينه وبين البيت العتيق " . (رواه الدارمي، 3407) . والحديث : صححه الشيخ الألباني في " صحيح الجامع " ( 6471 ) . "Sesiapa yang membaca surat al-Kahfi malam Jum'at, maka akan diterangi cahaya antara dia dan Baitul 'Atîq (Ka'bah)." [Riwayat ad-Dârimiy, 3407] Syaikh al-Albaniy menshahihkan haditsnya dalam "Shahîhul Jâmi', 6471". Berkata al...

KEUTAMAAN GEMBIRA DI TENGAH MANUSIA DAN MENANGISI DOSA DI KALA MENEPI SENDIRI

Berkata Imam Sufyân ats-Tsauriy rahimahullâh: وإذا كنت مع الناس فعليك بكثرة التبسم والبشاشة، وإذا خلوت بنفسك فعليك بكثرة البكاء والهم والحزن، فقد بلغنا، والله أعلم، أن أكثر ما يجد المؤمن يوم القيامة في كتابه من الحسنات الهم والحزن. [حلية الأولياء، ٤٨] "Jika engkau bersama manusia maka perbanyaklah senyuman dan kegembiraan. Namun jika kau sedang menepi menyepi sendiri, perbanyaklah tangisan, kekhawatiran, dan kesedihan (akan dosa-dosa pribadi). Sungguh telah sampai pada kami, Wallâhu A'lam, bahwasanya kebanyakan yang didapati seorang mukmin dalam catatannya di hari kiamat berupa kebaikan adalah justru bentuk kekhawatiran dan kesedihannya akan dosa-dosa (muhasabahnya)." [Hilyatul Awliyâ, 48] ✍🏻 Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Website: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: https://www.instagram.com/invites/contact/?i...

Mulianya Menuntut Ilmu

Berkata Mu'âdz bin Jabal radhiyallâhu 'anhu, تعلموا العلم، فإن تعلمه حسنة، وطلبه عبادة، ومذاكرته تسبيح، والبحث عنه جهاد، وبذله قربة، وتعليمه من لا يعلمه صدقة. "Pelajarilah oleh kalian ilmu. Karena sesungguhnya mempelajarinya adalah kebaikan. Mencarinya adalah ibadah. Mendiskusikannya adalah tasbih. Membahas tentangnya adalah jihad. Mencurahkan kemampuan untuknya adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengajarkannya pada yang tidak tahu adalah shadaqah." [Tadzkiratus Sâmi' wal Mutakallim fi Adabil 'Âlimi wal Muta'allim, hal. 91] Ditulis oleh: Abu Hazim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://www.facebook.com/mtazharia Website: http://Islamqu.org Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: @mochamad_teguh_azhar. https://www.instagram.com/invites/contact/?i=7asnwwntgq9b&utm_content=2hh8j1y

Miskin Ilmu Tapi Sombong

Oleh : Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar "Ayo ngaji lagi akhiy!" Kata seorang kawan pada sahabatnya. "Nggak ah. Isinya sudah ana tahu semua. Pengen yang lebih hebat lagi. Seperti tentang akhir zaman, flat earth, bumi bulat, bumi kotak, teori konspirasi, dsb." Jawabnya. Ketika ditanya tentang ilmu alat, baik itu nahwu-sharaf, balaghah, Ushul Fiqih, Fiqih dasar, Mushthalah hadits, dsb ia tidak bisa. Ini namanya orang miskin yang sombong. Miskin ilmu tapi sombong. Yang seperti ini biasanya sulit menerima hidayah. Sebab Allah palingkan dia dari ilmu yang bermanfaat kepada yang tidak bermanfaat. Allah palingkan dia dari ayat-ayat Allah yang bermanfaat baginya. Wallahul Musta'ân Allah berfirman, سَاَصْرِفُ عَنْ اٰيٰتِيَ الَّذِيْنَ يَتَكَبَّرُوْنَ فِى الْاَ رْضِ بِغَيْرِ الْحَـقِّ ۗ وَاِنْ يَّرَوْا كُلَّ اٰيَةٍ لَّا يُؤْمِنُوْا بِهَا ۚ وَاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۚ وَّاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۗ ...

APAKAH DZIKIR-DZIKIR SEBELUM TIDUR JUGA DIBACA KETIKA TIDUR SIANG?

Penanya: Ustadz, apakah dzikir-dzikir yang kita baca ketika mau tidur malam juga dibaca ketika hendak tidur siang? Jawaban: Bismillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh... Ammâ ba'du, Dalam hal ini saya cenderung pada pendapat gurunya guru kami, yakni Syaikh Muhammad bin Hizam al-Ba'daniy hafidzhahullâh ketika beliau mengatakan, اذا لم ينم بالليل وأراد النوم بالنهار فليأت بها، وأما نوم القائلة فلم يرد عن النبي صلى الله عليه وسلم الحث فيها على الأذكار وإنما هو في نوم الليل. "Kalau dia belum tidur sedari malam dan dia ingin tidur di siang hari maka hendaknya ia membaca dzikir-dzikir tersebut. Adapun untuk tidur siang maka tidak ada anjuran dari Nabi shallallâhu 'alayhi wasallam untuk membaca dzikir-dzikir tersebut di dalamnya, karena dzikir-dzikir tersebut hanyalah dibaca di tidur malam." [Fatâwâ Fadhîlatisy Syaikh Muhammad bin Hizâm] Wabillâhit Taufîq Washallillâhumma 'alâ Nabiyyinâ Muhammad wa 'alâ Âlihî washahbihî wasallim. ✍🏻 Abu Hâ...

MENAMPAKKAN DOSA DI DEPAN MANUSIA ATAU MENYEMBUNYIKANNYA

Penanya: "Ustadz, mana yang lebih besar dosanya antara menampakkan di depan manusia dengan secara sembunyi-sembunyi?" Jawaban: Bismillâh walhamdulillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâhi, Ammâ ba'du, Adapun ketika seseorang berbuat dosa di depan manusia maka ini termasuk ke dalam al-Mujâhirah. Pada asalnya dalam hal ini berbuat dosa secara tersembunyi alias ketika bersendiri lebih ringan darinya. Karena ada hadits, كل أمتي معافى إلا المجاهرين "Setiap ummatku dimaafkan kesalahannya kecuali para Mujâhirin." [Riwayat Al-Bukhariy] Siapa al-Mujâhirïn ini? Yaitu mereka yang berbuat dosa dan maksiat secara terang-terangan di depan manusia. Mengapa mereka diancam keras? Karena salah satu alasannya adalah mereka inspirator dosa dan maksiat bagi orang lain. Sementara Allah tidak suka jika fahisyah tersebar. Sebagaimana firman-Nya, اِنَّ الَّذِيْنَ يُحِبُّوْنَ اَنْ تَشِيْعَ الْفَا حِشَةُ فِى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَهُمْ عَذَا بٌ اَلِيْمٌ ۙ فِى الدُّنْي...