Langsung ke konten utama

Postingan

Kalam Para Salaf

Kalam Para Salaf Ditanyakan kepada Hamdûn bin Ahmad rahimahullâh, ما بال كلام السلف أنفع من كلامنا؟ "Apa penyebab perkataan para Salaf lebih bermanfaat dari perkataan kita?" Maka beliau menjawab, لأنهم تكلَّموا لعزّ الإسلام ونجاة النفوس ورضا الرحمن، ونحن نتكلم لعز النفوس وطلب الدنيا ورضا الخلق. "Dikarenakan mereka berbicara untuk kemuliaan Islam, keselamatan jiwa-jiwa, dan ridha Ar-Rahmân. Sementara kita berbicara untuk kemuliaan diri-diri kita, mengejar dunia, dan mengharap ridha makhluq." [Shifatu ash-Shafwah] ✍🏻 Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar (Mudir Ma'had Daar El 'Ilmi, Beusi) ==================== FB: https://www.facebook.com/mtazharia Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Twitter: https://twitter.com/MochamadTeguhA1?s=09

Cita-Cita dan Tekad yang Kuat Dalam Menuntut Ilmu

CITA-CITA DAN TEKAD YANG KUAT DALAM MENUNTUT ILMU Jika telah terbit bintang cita-cita, diboncengi oleh bulan tekad yang kuat, maka akan diterangilah hati seseorang dengan cahaya dari Rabb-nya. Adalah Al-Khathîb al-Baghdâdiy membaca Shahih Al-Bukhâriy seluruhnya kepada Ismâ'il al-Hîriy hanya dalam TIGA MAJELIS SAJA! Dua darinya dalam dua malam, dari waktu shalat Maghrib hingga shalat Shubuh, dan hari ketiganya dari waktu Dhuha hingga maghrib, dan dari maghrib hingga terbit fajar. Berkata al-Hâfidzh adz-Dzahabiy rahimahullâh dalam "Târîkh al-Islâm" : وهذا شيء لا أعلم أحدا في زماننا يستطيعه "Ini diantara perkara yang aku tidak tahu ada satupun yang sanggup melakukannya di zaman kita!" [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 28] Adalah Abu Muhammad Ibnu Tabbân di awal masa menuntut ilmunya ia belajar semalam suntuk. Ketika ibunya melarangnya karena rasa kasihan padanya, ia menjadikan lampunya disembunyikan di bawah wadah yang ditelungkupkan, kemudian ia tiduran. Ketika...

Terluput Dari Ilmu yang Banyak

TERLUPUT DARI ILMU YANG BANYAK Berkata Fadhîlatusy Syaikh Shâlih al-'Ushaimiy hafizhahullâhu wa ra'âhu, وإنما ينال المرء العلم على قدر إخلاصه "Hanyalah seseorang itu akan meraih ilmu berdasarkan kadar keikhlasannya." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 21] Bukan untuk aghradh dun-yawiyah semisal harta, Jâh (kedudukan), kemasyhuran, dan sejenisnya. Namun untuk mengangkat kebodohan diri; mengangkat kebodohan dari yang lain dengan mengajarkan dan menunjuki; untuk menghidupkannya dan menjaganya dari hilangnya; dan atau untuk mengamalkannya sebagai buahnya. Syaikh Shâlih mengatakan, ومن ضيع الإخلاص فاته علم كثير، وخير وفير. "Sesiapa yang menyia-nyiakan keikhlasan maka akan TERLUPUTKANNYA IA DARI ILMU YANG BANYAK DAN KEBAIKAN YANG BERLIMPAH." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 22] Seyogianya kita berhias dengannya, kita selamatkan banyaknya kehilangan ilmu dan kebaikan dengannya. Meski kita sadar beratnya mengobati niat kita. Sufyan Ats-Tsauriy rahi...

Kapankah Surat Dibaca Pada Hari Jum'at?

KAPANKAH SURAT AL-KAHFI DIBACA PADA HARI JUM'AT? Penanya: Min fadhlikum, Ustadz. Izin bertanya. Kapan waktu kita baca Al-Kahfi di hari Jum'at? Syukron Jaziilan. Jawaban: Bismillâh, walhamdulillâh. Wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh. Wa ba'du, Membaca surat Al-Kahfi di hari Jum'at secara khusus memang banyak hadits dha'ifnya. Hanya saja ada juga yang shahihnya. Diantara yang shahih adalah hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Sa'id al-Khudriy radhiyallâhu 'anhu, Rasul shallallâhu 'alayhi wasallam bersabda, " من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أضاء له من النور فيما بينه وبين البيت العتيق " . (رواه الدارمي، 3407) . والحديث : صححه الشيخ الألباني في " صحيح الجامع " ( 6471 ) . "Sesiapa yang membaca surat al-Kahfi malam Jum'at, maka akan diterangi cahaya antara dia dan Baitul 'Atîq (Ka'bah)." [Riwayat ad-Dârimiy, 3407] Syaikh al-Albaniy menshahihkan haditsnya dalam "Shahîhul Jâmi', 6471". Berkata al...

KEUTAMAAN GEMBIRA DI TENGAH MANUSIA DAN MENANGISI DOSA DI KALA MENEPI SENDIRI

Berkata Imam Sufyân ats-Tsauriy rahimahullâh: وإذا كنت مع الناس فعليك بكثرة التبسم والبشاشة، وإذا خلوت بنفسك فعليك بكثرة البكاء والهم والحزن، فقد بلغنا، والله أعلم، أن أكثر ما يجد المؤمن يوم القيامة في كتابه من الحسنات الهم والحزن. [حلية الأولياء، ٤٨] "Jika engkau bersama manusia maka perbanyaklah senyuman dan kegembiraan. Namun jika kau sedang menepi menyepi sendiri, perbanyaklah tangisan, kekhawatiran, dan kesedihan (akan dosa-dosa pribadi). Sungguh telah sampai pada kami, Wallâhu A'lam, bahwasanya kebanyakan yang didapati seorang mukmin dalam catatannya di hari kiamat berupa kebaikan adalah justru bentuk kekhawatiran dan kesedihannya akan dosa-dosa (muhasabahnya)." [Hilyatul Awliyâ, 48] ✍🏻 Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Website: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: https://www.instagram.com/invites/contact/?i...

Mulianya Menuntut Ilmu

Berkata Mu'âdz bin Jabal radhiyallâhu 'anhu, تعلموا العلم، فإن تعلمه حسنة، وطلبه عبادة، ومذاكرته تسبيح، والبحث عنه جهاد، وبذله قربة، وتعليمه من لا يعلمه صدقة. "Pelajarilah oleh kalian ilmu. Karena sesungguhnya mempelajarinya adalah kebaikan. Mencarinya adalah ibadah. Mendiskusikannya adalah tasbih. Membahas tentangnya adalah jihad. Mencurahkan kemampuan untuknya adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengajarkannya pada yang tidak tahu adalah shadaqah." [Tadzkiratus Sâmi' wal Mutakallim fi Adabil 'Âlimi wal Muta'allim, hal. 91] Ditulis oleh: Abu Hazim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://www.facebook.com/mtazharia Website: http://Islamqu.org Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: @mochamad_teguh_azhar. https://www.instagram.com/invites/contact/?i=7asnwwntgq9b&utm_content=2hh8j1y

Miskin Ilmu Tapi Sombong

Oleh : Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar "Ayo ngaji lagi akhiy!" Kata seorang kawan pada sahabatnya. "Nggak ah. Isinya sudah ana tahu semua. Pengen yang lebih hebat lagi. Seperti tentang akhir zaman, flat earth, bumi bulat, bumi kotak, teori konspirasi, dsb." Jawabnya. Ketika ditanya tentang ilmu alat, baik itu nahwu-sharaf, balaghah, Ushul Fiqih, Fiqih dasar, Mushthalah hadits, dsb ia tidak bisa. Ini namanya orang miskin yang sombong. Miskin ilmu tapi sombong. Yang seperti ini biasanya sulit menerima hidayah. Sebab Allah palingkan dia dari ilmu yang bermanfaat kepada yang tidak bermanfaat. Allah palingkan dia dari ayat-ayat Allah yang bermanfaat baginya. Wallahul Musta'ân Allah berfirman, سَاَصْرِفُ عَنْ اٰيٰتِيَ الَّذِيْنَ يَتَكَبَّرُوْنَ فِى الْاَ رْضِ بِغَيْرِ الْحَـقِّ ۗ وَاِنْ يَّرَوْا كُلَّ اٰيَةٍ لَّا يُؤْمِنُوْا بِهَا ۚ وَاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۚ وَّاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۗ ...