TERLUPUT DARI ILMU YANG BANYAK Berkata Fadhîlatusy Syaikh Shâlih al-'Ushaimiy hafizhahullâhu wa ra'âhu, وإنما ينال المرء العلم على قدر إخلاصه "Hanyalah seseorang itu akan meraih ilmu berdasarkan kadar keikhlasannya." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 21] Bukan untuk aghradh dun-yawiyah semisal harta, Jâh (kedudukan), kemasyhuran, dan sejenisnya. Namun untuk mengangkat kebodohan diri; mengangkat kebodohan dari yang lain dengan mengajarkan dan menunjuki; untuk menghidupkannya dan menjaganya dari hilangnya; dan atau untuk mengamalkannya sebagai buahnya. Syaikh Shâlih mengatakan, ومن ضيع الإخلاص فاته علم كثير، وخير وفير. "Sesiapa yang menyia-nyiakan keikhlasan maka akan TERLUPUTKANNYA IA DARI ILMU YANG BANYAK DAN KEBAIKAN YANG BERLIMPAH." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 22] Seyogianya kita berhias dengannya, kita selamatkan banyaknya kehilangan ilmu dan kebaikan dengannya. Meski kita sadar beratnya mengobati niat kita. Sufyan Ats-Tsauriy rahi...