Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Terluput Dari Ilmu yang Banyak

TERLUPUT DARI ILMU YANG BANYAK Berkata Fadhîlatusy Syaikh Shâlih al-'Ushaimiy hafizhahullâhu wa ra'âhu, وإنما ينال المرء العلم على قدر إخلاصه "Hanyalah seseorang itu akan meraih ilmu berdasarkan kadar keikhlasannya." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 21] Bukan untuk aghradh dun-yawiyah semisal harta, Jâh (kedudukan), kemasyhuran, dan sejenisnya. Namun untuk mengangkat kebodohan diri; mengangkat kebodohan dari yang lain dengan mengajarkan dan menunjuki; untuk menghidupkannya dan menjaganya dari hilangnya; dan atau untuk mengamalkannya sebagai buahnya. Syaikh Shâlih mengatakan, ومن ضيع الإخلاص فاته علم كثير، وخير وفير. "Sesiapa yang menyia-nyiakan keikhlasan maka akan TERLUPUTKANNYA IA DARI ILMU YANG BANYAK DAN KEBAIKAN YANG BERLIMPAH." [Syarh Ta'zhîmil 'Ilmi, hal. 22] Seyogianya kita berhias dengannya, kita selamatkan banyaknya kehilangan ilmu dan kebaikan dengannya. Meski kita sadar beratnya mengobati niat kita. Sufyan Ats-Tsauriy rahi...

Kapankah Surat Dibaca Pada Hari Jum'at?

KAPANKAH SURAT AL-KAHFI DIBACA PADA HARI JUM'AT? Penanya: Min fadhlikum, Ustadz. Izin bertanya. Kapan waktu kita baca Al-Kahfi di hari Jum'at? Syukron Jaziilan. Jawaban: Bismillâh, walhamdulillâh. Wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh. Wa ba'du, Membaca surat Al-Kahfi di hari Jum'at secara khusus memang banyak hadits dha'ifnya. Hanya saja ada juga yang shahihnya. Diantara yang shahih adalah hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Sa'id al-Khudriy radhiyallâhu 'anhu, Rasul shallallâhu 'alayhi wasallam bersabda, " من قرأ سورة الكهف ليلة الجمعة أضاء له من النور فيما بينه وبين البيت العتيق " . (رواه الدارمي، 3407) . والحديث : صححه الشيخ الألباني في " صحيح الجامع " ( 6471 ) . "Sesiapa yang membaca surat al-Kahfi malam Jum'at, maka akan diterangi cahaya antara dia dan Baitul 'Atîq (Ka'bah)." [Riwayat ad-Dârimiy, 3407] Syaikh al-Albaniy menshahihkan haditsnya dalam "Shahîhul Jâmi', 6471". Berkata al...

KEUTAMAAN GEMBIRA DI TENGAH MANUSIA DAN MENANGISI DOSA DI KALA MENEPI SENDIRI

Berkata Imam Sufyân ats-Tsauriy rahimahullâh: وإذا كنت مع الناس فعليك بكثرة التبسم والبشاشة، وإذا خلوت بنفسك فعليك بكثرة البكاء والهم والحزن، فقد بلغنا، والله أعلم، أن أكثر ما يجد المؤمن يوم القيامة في كتابه من الحسنات الهم والحزن. [حلية الأولياء، ٤٨] "Jika engkau bersama manusia maka perbanyaklah senyuman dan kegembiraan. Namun jika kau sedang menepi menyepi sendiri, perbanyaklah tangisan, kekhawatiran, dan kesedihan (akan dosa-dosa pribadi). Sungguh telah sampai pada kami, Wallâhu A'lam, bahwasanya kebanyakan yang didapati seorang mukmin dalam catatannya di hari kiamat berupa kebaikan adalah justru bentuk kekhawatiran dan kesedihannya akan dosa-dosa (muhasabahnya)." [Hilyatul Awliyâ, 48] ✍🏻 Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Website: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: https://www.instagram.com/invites/contact/?i...

Mulianya Menuntut Ilmu

Berkata Mu'âdz bin Jabal radhiyallâhu 'anhu, تعلموا العلم، فإن تعلمه حسنة، وطلبه عبادة، ومذاكرته تسبيح، والبحث عنه جهاد، وبذله قربة، وتعليمه من لا يعلمه صدقة. "Pelajarilah oleh kalian ilmu. Karena sesungguhnya mempelajarinya adalah kebaikan. Mencarinya adalah ibadah. Mendiskusikannya adalah tasbih. Membahas tentangnya adalah jihad. Mencurahkan kemampuan untuknya adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah. Mengajarkannya pada yang tidak tahu adalah shadaqah." [Tadzkiratus Sâmi' wal Mutakallim fi Adabil 'Âlimi wal Muta'allim, hal. 91] Ditulis oleh: Abu Hazim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o Facebook: https://www.facebook.com/mtazharia Website: http://Islamqu.org Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Instagram: @mochamad_teguh_azhar. https://www.instagram.com/invites/contact/?i=7asnwwntgq9b&utm_content=2hh8j1y

Miskin Ilmu Tapi Sombong

Oleh : Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar "Ayo ngaji lagi akhiy!" Kata seorang kawan pada sahabatnya. "Nggak ah. Isinya sudah ana tahu semua. Pengen yang lebih hebat lagi. Seperti tentang akhir zaman, flat earth, bumi bulat, bumi kotak, teori konspirasi, dsb." Jawabnya. Ketika ditanya tentang ilmu alat, baik itu nahwu-sharaf, balaghah, Ushul Fiqih, Fiqih dasar, Mushthalah hadits, dsb ia tidak bisa. Ini namanya orang miskin yang sombong. Miskin ilmu tapi sombong. Yang seperti ini biasanya sulit menerima hidayah. Sebab Allah palingkan dia dari ilmu yang bermanfaat kepada yang tidak bermanfaat. Allah palingkan dia dari ayat-ayat Allah yang bermanfaat baginya. Wallahul Musta'ân Allah berfirman, سَاَصْرِفُ عَنْ اٰيٰتِيَ الَّذِيْنَ يَتَكَبَّرُوْنَ فِى الْاَ رْضِ بِغَيْرِ الْحَـقِّ ۗ وَاِنْ يَّرَوْا كُلَّ اٰيَةٍ لَّا يُؤْمِنُوْا بِهَا ۚ وَاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الرُّشْدِ لَا يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۚ وَّاِنْ يَّرَوْا سَبِيْلَ الْغَيِّ يَتَّخِذُوْهُ سَبِيْلًا ۗ ...

APAKAH DZIKIR-DZIKIR SEBELUM TIDUR JUGA DIBACA KETIKA TIDUR SIANG?

Penanya: Ustadz, apakah dzikir-dzikir yang kita baca ketika mau tidur malam juga dibaca ketika hendak tidur siang? Jawaban: Bismillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh... Ammâ ba'du, Dalam hal ini saya cenderung pada pendapat gurunya guru kami, yakni Syaikh Muhammad bin Hizam al-Ba'daniy hafidzhahullâh ketika beliau mengatakan, اذا لم ينم بالليل وأراد النوم بالنهار فليأت بها، وأما نوم القائلة فلم يرد عن النبي صلى الله عليه وسلم الحث فيها على الأذكار وإنما هو في نوم الليل. "Kalau dia belum tidur sedari malam dan dia ingin tidur di siang hari maka hendaknya ia membaca dzikir-dzikir tersebut. Adapun untuk tidur siang maka tidak ada anjuran dari Nabi shallallâhu 'alayhi wasallam untuk membaca dzikir-dzikir tersebut di dalamnya, karena dzikir-dzikir tersebut hanyalah dibaca di tidur malam." [Fatâwâ Fadhîlatisy Syaikh Muhammad bin Hizâm] Wabillâhit Taufîq Washallillâhumma 'alâ Nabiyyinâ Muhammad wa 'alâ Âlihî washahbihî wasallim. ✍🏻 Abu Hâ...

MENAMPAKKAN DOSA DI DEPAN MANUSIA ATAU MENYEMBUNYIKANNYA

Penanya: "Ustadz, mana yang lebih besar dosanya antara menampakkan di depan manusia dengan secara sembunyi-sembunyi?" Jawaban: Bismillâh walhamdulillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâhi, Ammâ ba'du, Adapun ketika seseorang berbuat dosa di depan manusia maka ini termasuk ke dalam al-Mujâhirah. Pada asalnya dalam hal ini berbuat dosa secara tersembunyi alias ketika bersendiri lebih ringan darinya. Karena ada hadits, كل أمتي معافى إلا المجاهرين "Setiap ummatku dimaafkan kesalahannya kecuali para Mujâhirin." [Riwayat Al-Bukhariy] Siapa al-Mujâhirïn ini? Yaitu mereka yang berbuat dosa dan maksiat secara terang-terangan di depan manusia. Mengapa mereka diancam keras? Karena salah satu alasannya adalah mereka inspirator dosa dan maksiat bagi orang lain. Sementara Allah tidak suka jika fahisyah tersebar. Sebagaimana firman-Nya, اِنَّ الَّذِيْنَ يُحِبُّوْنَ اَنْ تَشِيْعَ الْفَا حِشَةُ فِى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَهُمْ عَذَا بٌ اَلِيْمٌ ۙ فِى الدُّنْي...

Penuntut Ilmu Dulu dan Sekarang

Ibnu Qutaibah رحمه الله berkata, « كان طالب العلم فيما مضى يَسمع ليعلم ، ويَعلم ليعمل، ويتفقه في دين الله لينتفع وينفع. وقد صار الآن: يسمع ليَجمع ، ويَجمع ليُذكر ، ويحفظ ليغلِبَ ويفخر »  [📚المدخل المفصل(13/1)] "Adalah penuntut ilmu zaman dulu mendengar ilmu untuk mengetahui, mengetahui untuk mengamalkan, tafaqquh agama Allah untuk mengambil manfaat dan memberi manfaat. Adapun zaman sekarang; mendengar ilmu untuk mengumpulkan saja, mengumpulkan supaya disebut 'Alim, dihafal/dijaga untuk mengalahkan dan berbangga diri." [Al-Madkhal al-Mufashshal, 1/13] Itu di zaman Ibnu Qutaibah رحمه الله. Tentu ada kesamaan dengan zaman kita sekarang. Ketika ilmu dikumpulkan bukan menambah rasa takut pada Allah تبارك وتعالى, namun malah jadi ajang mempertontonkan kesombongan dan kegarangan. غفر الله لنا ولكم ✍🏻 Abu Hâzim Mochamad Teguh Azhar Telegram: https://t.me/Abu_Hazim Blog: http://muqrifaqih.blogspot.com Website: http://Islamqu.org Youtube: https://youtu.be/UCKlEi7EW8o

MENJAMAK SHALAT JUM'AT DENGAN SHALAT ASHAR

Penanya: Ustadz, bolehkah shalat Jum'at di-jamak dengan ashar? Jawaban: Bismillâh, Walhamdu lillâh wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh, Ammâ ba'du, Dimaklumi bahwa diantara keagungan agama ini adalah jika ada masyaqqah (kesulitan) maka hendaknya dimudahkan, yaitu dengan adanya rukhshah (keringanan) disamping adanya 'azimah (perkara yang sudah baku). Salah satu rukhshah adalah adanya shalat Jamak (mengumpulkan dua shalat), ketika memang ada udzur berupa sakit, hujan dan sebagainya. Namun bukan berarti kita terlalu bermudahan, seenaknya mengambil rukhshah tanpa ketentuan-ketentuan yang dijelaskan para ulama. Seperti misalnya Jamak antara dzhuhur dan ashar, Shalat Jum'at dengan ashar.  Bagaimana penjelasannya? Berikut kami jelaskan secara ringkas, dan kami akan mengerucutkan pada pendapat yang kami pilih dalam hal ini. Jamak shalat dzhuhur dengan ashar, maghrib dan isya, dibolehkan jika ada udzur. Namun para ulama berbeda dalam memberikan batasan. Madzha...

SYAHWAT TERSEMBUNYI

SYAHWAT TERSEMBUNYI Syaddâd bin Aus rahimahullâh berkata, ”يا بقايا العرب إن أخوف ما أخاف عليكم الرياء والشهوة الخفية“ “Wahai orang-orang pilihan bangsa Arab! Sungguh penyakit yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah riya' dan syahwat tersembunyi.” قيل لأبي داود السجستاني: ما الشهوة الخفية؟ Abu Dawud As-Sijistani ditanya, "Apa itu syahwat tersembunyi?" قال: ”حب الرياسة“ Beliau menjawab: “Cinta kepemimpinan.” 📚 Majmu' Al-Fatawa (16/346) ---------------------------------------- Inilah salah satu yang perlu diwaspadai oleh mereka yang "mulai shalih". Biasanya semua ingin ia kendalikan meski belum cukup ilmu dan kematangannya. Atau bagi para ahli ilmu. Ia akan terlalaikan dari ilmu bersebab terlalu sibuk dengan riyasah. Bahkan peran-peran yang bukan ranahnya akan diambil alih olehnya, baik itu peran pemerintah, peran pers, peran dokter, peran insinyur, dll akan diambilnya pula. Disinilah salah satu ujian bagi mereka yang shalih. Akhukum, ✍🏻 A...

MENANGGUNG HIDUP PARA ULAMA

Diantara hal unik sekaligus cerdas adalah kebiasaan Imam Ibnul Mubârak rahimahullâh. Yaitu beliau membiayai kehidupan para ulama di zamannya. Shadaqahnya khusus ditujukan untuk para ahli ilmu. Ketika dikatakan padanya, لو عممت به غيرهم "Kalaulah kau berikan juga secara umum pada selain mereka (para ulama) tentu lebih baik." Maka beliau menjawab dan memberi alasan, إني لا أعرف بعد مقام النبوة أفضل من مقام العلماء، فإذا اشتغل قلب العالم بالحاجة لم يتفرغ للعلم، ولا يقبل على تعليم الناس، فرأيت أن أعينهم وأكفيهم حاجاتهم؛ لتفرغ قلوبهم للعلم، وينشطوا لتعليم الناس. [قوت القلوب] "Aku tidak tahu setelah tingkatan kenabian yang lebih afdhal selain para ulama. Jika hati seorang 'Alim sibuk mengurusi hajatnya sendiri (tidak ada yang menanggung hidupnya) maka ia tak punya waktu untuk mengajarkan ilmunya, dan ia tak akan menerima tawaran untuk mengajari manusia. Maka aku bermaksud menolong dan mencukupi kebutuhan mereka, agar hati mereka merasa senggang untuk mengajarka...

STANDAR MINIMAL KITAB-KITAB YANG DIKUASAI PENUNTUT ILMU (Menurut Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wâdi'iy rahimahullâh)

📝 Seri : Fawaid Penanya: Ustadz, kami ini penuntut ilmu, InSyaaAllah. Kitab apa saja yang perlu kami pelajari minimalnya untuk dibaca dan difahami? Jawaban: Alhamdulillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alal mab'ûtsi rahmatan lil 'âlamîn Nabiyyinâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa shahbihi ajma'în. Ammâ ba'du, Setiap 'Alim tentu memiliki rekomendasi yang berbeda-beda terkait kitab yang perlu dipelajari atau standar minimal bagi seorang penuntut ilmu. Namun dalam hal ini saya akan menukil salah satunya saja, yaitu dari Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi'iy ('Alim dari Yaman). Beliau memberikan saran sebagai standar minimal penuntut ilmu, الكتب التي يبدأ بها طالب العلم المبتدئ -إذا كان يجيد القراءة والكتابة- أن يقرأ في «فتح المجيد شرح كتاب التوحيد» فهو كتاب عظيم . وفي «العقيدة الواسطية» لشيخ الإسلام ابن تيمية . وفي «القول المفيد» لأخينا محمد بن عبدالوهاب الوصابي . وهكذا «بلوغ المرام» . و «رياض الصالحين» . فإذا قرأت في هذه الكتب فنفسك تتوق إلى كتب أخرى . وإن استطعت أن ...

STATUS BARANG TEMUAN

📝 Seri : Fiqih Penanya: Izin bertanya ustadz, apakah barang temuan yang ada pada kita bisa kita miliki setelah mengumumkannya selama satu tahun, sementara pemiliknya tak juga didapati? Jawaban: Bismillâh, walhamdulillâh, wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâhi, Ammâ ba'du, Jika memang telah diumumkan selama setahun tapi pemiliknya tak juga ditemukan, maka boleh diambil dan dimanfaatkan, kecuali unta. Sebab telah datang larangannya khusus bagi unta. Rasul shallallâhu 'alayhi wasallam bersabda ketika ditanya tentang unta yang tersesat, ما لك ولها؟ دعها فإن معها سقاءها وحذاءها ترد الماء وتأكل الشجر حتى يجدها ربها "Bagaimana kamu ini, biarkan dia, unta itu selalu membawa sepatunya dan tempat airnya sehingga ia bisa hilir mudik mencari air dan makan rerumputan hingga pemiliknya menemukannya." [Riwayat al-Bukhâriy dan Muslim] Adapun selain unta, maka ketentuan bolehnya mengambil setelah setahun diumumkan menjadi berlaku. Syaikh Muhammad bin Shalih al-'U...

HUKUM DUDUK TAWARRUK

📝 Seri : Fiqih Penanya: Ustadz bagaimana hukum duduk tawarruk itu? Apakah bagi lelaki dan wanita caranya sama? Jawaban: Bismillah... Wash shalâtu wassalâmu 'alâ Rasûlillâh... Amma ba'du. Pembahasan terkait ini cukup panjang karena terjadi khilaf padanya di kalangan para ulama. Namun disini saya hanya menukil pendapat yang saya cenderung padanya. Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullâh mengatakan, جلسة التورك سنة في التشهد الأخير ففي كل صلاة فيها تشهّدان، كصلاة المغرب والعشاء والظهر والعصر. وأما الصلاة التي ليس فيها ألا تشهد واحد فليس فيها تورك، بل تفترش، هذا عن حكم التورك. "Duduk tawarruk itu sunnah dalam Tasyahhud Akhir pada setiap shalat yang memiliki 2 tasyahhud, seperrti shalat maghrib, isya, dzhuhur, dan ashar. Adapun shalat yang tak memiliki tasyahhud kecuali satu tasyahhud saja, maka tak ada tawarruk di dalamnya, melainkan iftirasy. Ini tentang hukum tawarruk..." (https://binothaimeen.net/content/11833) Adapun terkait lelaki dan wanita, maka sama saja tiada...